Perlindungan Terhadap

Campak

Campak merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dan paling mudah menular pada manusia. Penyakit ini menyebar melalui droplet pernapasan. Gejalanya meliputi demam, batuk, hidung berair, dan ruam. Komplikasi yang dapat terjadi termasuk kejang, infeksi telinga, pneumonia, infeksi otak, dan kematian.

Gondongan

Gondongan adalah peradangan pada kelenjar ludah yang menyebabkan pembengkakan dan nyeri di sekitar sudut rahang, disertai demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Komplikasi yang dapat terjadi termasuk tuli, infeksi otak, dan kemandulan.

Rubela (Campak Jerman)

Rubela menyebar melalui droplet pernapasan, tetapi virusnya juga dapat ditemukan dalam urin dan tinja. Anak-anak yang terinfeksi biasanya mengalami demam, ruam, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Jika infeksi terjadi pada wanita hamil, kondisi ini dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi.

Varisela (Cacar Air)

Varisela adalah infeksi yang sangat menular dan dapat menyebar melalui droplet pernapasan maupun kontak langsung dengan cairan dari lepuhan cacar air. Komplikasi yang dapat terjadi termasuk pneumonia dan kerusakan otak.

Jumlah dosis: 2 dosis

Waktu Pemberian

Vaksinasi campak diwajibkan oleh undang-undang di Singapura. Sejak 1 Desember 2011, Kementerian Kesehatan Singapura telah mengubah rekomendasinya dengan memberikan dosis pertama pada usia 12 bulan dan dosis penguat pada usia 15 bulan.

*Jangan berikan vaksin ini kepada anak Anda jika anak memiliki alergi terhadap telur.

Jika Anda memilih untuk memberikan vaksin cacar air secara terpisah kepada anak Anda, anak akan memerlukan 2 dosis dengan jarak 3 bulan antara setiap dosis.

Tempah Janji Temu Klinik Kami