Varisela, yang lebih dikenal sebagai cacar air, adalah infeksi yang sangat menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster. Meskipun siapa saja dapat terkena cacar air, penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak.

Walaupun cacar air sering kali menimbulkan gejala ringan, penyakit ini dapat menjadi serius bagi bayi, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Cacar air juga dapat menimbulkan risiko tambahan bagi bayi baru lahir jika ibu mengalami infeksi cacar air menjelang atau sekitar waktu persalinan.

Penyebab dan Faktor Risiko

Cacar air mudah menular melalui percikan droplet di udara ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin, dan kadang-kadang juga melalui kontak langsung dengan ruam cacar air.

Gejala biasanya muncul dalam 7 hingga 21 hari setelah terpapar virus. Individu yang terinfeksi cacar air dapat menularkan penyakit ini sejak 1 hingga 2 hari sebelum ruam muncul hingga tidak ada lagi bintik baru yang terbentuk dan semua lesi mulai mengering. Setelah seseorang pernah mengalami cacar air, kemungkinan untuk terkena penyakit ini lagi sangat rendah karena tubuh telah membentuk kekebalan terhadap virus tersebut.

Tanda dan Gejala Cacar Air

Tanda awal cacar air adalah ruam berbentuk lepuhan yang berisi cairan jernih, yang akhirnya akan pecah dan mengering. Ruam biasanya muncul pada wajah, kulit kepala, dan tubuh, serta dapat terasa sangat gatal. Berbagai tahap ruam (bintik merah, lepuhan, dan keropeng) dapat muncul secara bersamaan.

Pada individu yang telah menerima vaksin cacar air tetapi tetap terinfeksi, lesi mungkin tidak membentuk keropeng. Mereka tetap dapat menularkan penyakit hingga tidak ada lesi baru yang muncul selama sekurang-kurangnya 24 jam.

Gejala umum lainnya meliputi:

  • Demam. Demam dapat mulai muncul 1 hingga 2 hari sebelum ruam timbul dan biasanya berlangsung selama 4 hingga 5 hari. Demam biasanya akan mereda setelah seluruh ruam muncul.
  • Kelelahan
  • Hilang nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Sariawan

Pengobatan Cacar Air

Pengobatan cacar air berfokus pada meredakan demam, ketidaknyamanan, dan rasa gatal. Perawatan yang umum digunakan meliputi obat penurun demam dan obat anti-gatal. Obat antivirus dapat memberikan manfaat jika diberikan dalam 72 jam pertama setelah gejala muncul, terutama dalam 24 jam pertama. Pengobatan ini dapat membantu mengurangi tingkat keparahan dan memperpendek durasi penyakit, khususnya pada individu dengan gejala yang berat atau sistem kekebalan tubuh yang lemah. Hindari penggunaan aspirin karena dapat menyebabkan kondisi serius yang dikenal sebagai Sindrom Reye (Reye’s Syndrome), yang dapat mengakibatkan kerusakan berat pada hati dan otak.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Saya Terkena Cacar Air?

1. Konsultasikan dengan Dokter

Jadwalkan janji temu dengan dokter spesialis anak untuk memastikan diagnosis dan mendiskusikan pilihan pengobatan yang paling sesuai.

2. Mengatasi Gejala

Penting juga untuk mencegah anak menggaruk atau memecahkan lepuhan cacar air kerana hal ini dapat memungkinkan bakteri masuk ke luka dan menyebabkan infeksi bakteri.

Anda dapat membantu meredakan rasa gatal dan ketidaknyamanan anak dengan cara:

  • Mandi dengan air sejuk untuk membantu mengurangi rasa gatal
  • Mengeringkan tubuh dengan menepuk perlahan menggunakan handuk (jangan menggosok)
  • Mengoleskan losion kalamin pada bintik-bintik cacar untuk membantu meredakan gatal, sambil menghindari area wajah dan mata

Segera Dapatkan Bantuan Medis Jika Anak Anda:

  • Mengalami kesulitan bernapas atau mengi.
  • Mengalami demam tinggi (melebihi 39°C) yang berlanjut atau semakin memburuk.
  • Menunjukkan tanda-tanda kebingungan, sakit kepala berat, atau mengantuk yang berlebihan.
  • Mengalami perubahan ruam yang serius, seperti kemerahan, pembengkakan, atau nyeri yang semakin meningkat.
  • Menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, tidak mengeluarkan air mata, atau berkurangnya frekuensi buang air kecil.
  • Mengalami batuk yang berterusan atau kesulitan bernapas, yang mungkin menandakan pneumonia.
  • Mengalami gejala yang tidak biasa seperti tremor, hilangnya koordinasi otot, atau lemas yang sangat berat.

Pencegahan Cacar Air (Vaksinasi)

Vaksin cacar air merupakan cara paling efektif untuk mencegah cacar air.

Informasi Vaksin Cacar Air

  • Jumlah dosis: 2 dosis
  • Jadwal pemberian: 2 dosis mulai usia 12 bulan ke atas, dengan jarak minimal 3 bulan antara setiap dosis.

Jadwal vaksinasi ini memberikan perlindungan kepada lebih daripada 90% anak-anak. Sebagian besar individu yang telah divaksinasi tidak akan terkena cacar air, dan jika terinfeksi, gejalanya biasanya lebih ringan dengan jumlah lesi yang lebih sedikit serta demam yang lebih rendah. Jika seorang anak yang belum divaksinasi terpapar cacar air, vaksin masih dapat diberikan dalam waktu 24 hingga 72 jam setelah paparan untuk membantu mengurangi kemungkinan berkembangnya penyakit.

Risiko Tidak Mendapatkan Vaksinasi

Tanpa vaksinasi, cacar air memiliki tingkat penularan sekitar 90%, yang berarti terdapat kemungkinan yang sangat tinggi untuk tertular penyakit ini setelah terpapar virus.

Walaupun sebagian besar anak yang sehat akan pulih dalam waktu 1 hingga 2 minggu, pada beberapa kasus yang lebih jarang, komplikasi serius dapat terjadi, terutama pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah:

  • Infeksi bakteri pada kulit (lesi menjadi merah, hangat, dan nyeri)
  • Infeksi dada (pneumonia)
  • Infeksi otak (ensefalitis)
  • Dehidrasi akibat berkurangnya asupan cairan

Cacar air dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan kematian, termasuk pada anak-anak yang sebelumnya sehat. Salah satu cara terbaik untuk melindungi anak Anda adalah melalui vaksinasi cacar air.

Di Mana Mendapatkan Vaksin Cacar Air di Singapura?

Di Singapura, orang tua dapat dengan mudah mendapatkan vaksin cacar air untuk anak mereka di berbagai klinik dan rumah sakit. Disarankan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan atau dokter spesialis anak untuk mendapatkan informasi mengenai lokasi vaksinasi yang sesuai.

SBCC Baby & Child Clinics menyediakan vaksinasi anak yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Singapura. Karena klinik SBCC Baby & Child kami merupakan klinik yang disetujui dalam program Baby Bonus, dana Baby Bonus anak Anda dapat digunakan untuk membayar vaksinasi anak. Hubungi klinik SBCC Baby & Child terdekat untuk membuat janji temu vaksinasi bagi anak Anda hari ini.

Paket Imunisasi Anak SBCC

Paket Imunisasi Anak SBCC mencakup seluruh kebutuhan vaksinasi anak Anda berdasarkan National Childhood Immunisation Programme Singapura, termasuk vaksin cacar air untuk balita dan anak-anak.

Tempah Janji Temu Klinik Kami